Akses Keuangan Lebih Mudah Lewat Layanan Rekening Digital

SHARE
Topik: AKSES KEUANGAN LEBIH MUDAH LEWAT LAYANAN REKENING DIGITAL

Berkat layanan rekening digital yang semakin dekat dengan kehidupan kita, dari tahun 2011 hingga tahun 2014, terjadi penurunan hingga 20% orang yang “tidak memiliki rekening bank”.

Antara tahun 2011 dan 2014, persentase penduduk dunia yang memiliki rekening bank meningkat dari 51 persen menjadi 62 persen.   Hal ini didorong dengan adanya perkembangan teknologi dan inovasi layanan rekening digital di negara berkembang.

Secara khusus, layanan rekening digital telah membantu memperluas dan meningkatkan akses masyarakat kepada layanan keuangan. Seiring dengan pencapaian ini, data juga menunjukkan bahwa ada peluang besar untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi kelompok perempuan dan masyarakat miskin.

Namun, ternyata hanya 36 persen atau sekitar 90 juta penduduk dewasa Indonesia yang memiliki rekening di bank. Jumlah ini jauh lebih rendah dibanding negara tetangga, seperti Malaysia yang mencapai 81 persen dari total penduduknya.

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pemerintah menargetkan 75 persen penduduk Indonesia atau sekitar 188 juta orang bisa memiliki rekening bank alias menjadi bank people pada 2019. Target ini dua kali lipat di atas realisasi yang ada saat ini.

Keterbatasan akses keuangan bagi masyarakat tak hanya berimbas negatif pada perorangan, tapi juga bagi perekonomian nasional. Eksklusivitas keuangan dapat memperlebar kesenjangan sosial, tidak mendukung penurunan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan inefisiensi secara nasional.

Oleh karena itu, kehadiran layanan rekening digital diharapkan menjadi salah satu solusi eksklusivitas keuangan di Indonesia.

LEO, 22th. Big Fans of Legolas, Fiction, and War Between galaxies .

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY